Mantan Anggota DPRD Magetan "pengedar" UANG PALSU
MAGETAN, Tim Resmob Polres Magetan, Jawa Timur, meringkus anggota DPRD Magetan periode 2005-2009 Sukarno karena diduga mengedarkan uang palsu.
Sukarno ditangkap petugas saat sedang membeli kopi di warung yang berada di Jalan Jawa. Bersamaan itu juga ditangkap Sutrisno, sopir pribadi Sukarno.
"Dari tangan Sukarno berhasil diamankan sejumlah uang palsu pecahan Rp100 ribu," kata Kapolres Magetan Ajun Komisaris Besar Riky Haznul, Kamis (3/10).
Namun, ujarnya, sejauh ini polisi belum bisa memastikan keduanya sebagai pengedar uang palsu atau bukan. "Ini masih dilakukan pemeriksaan terus. Nanti kalau sudah A1 (pasti), akan kita gelar keterangan pers," katanya.
Penangkapan Sukarno dan sopirnya berlangsung cepat. Penangkapan dilakukan setelah petugas mendapat laporan dari pemilik toko dan warung yang menerima uang dari mantan anggota dewan itu. Tetapi, ketika uang tersebut dibelanjakan lagi, selalu tidak laku.
"Dari beberapa kali ia membeli rokok ke toko dan warung, uang tersebut jika dibelanjakan lagi selalu ditolak. Uang yang tidak laku itu diketahui selalu berasal dari Sukirno," jelasnya.
Sementara itu, Sukarno sebelum ditangkap bersama sopirnya yang juga warga Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, sempat minta tolong kepada Yatno, warga setempat untuk dibelikan rokok di toko kelontong di Jalan Yos Sudarso. Saat itu warga melihat Sukarno menyerahkan selembar uang pecahan Rp100 ribu.
"Yatno yang disuruh membeli rokok oleh Sukarno tiba-tiba kembali sambil marah-marah, karena tersinggung uang dari Sukarno oleh pemilik Toko Artomoro dinyatakan palsu," jelasnya.
Yatno, lanjutnya, juga terlihat sempat memaki-maki Sukarno sambil mengatakan bahwa mantan anggota DPRD itu sengaja menjerumuskannya dengan menyuruhnya menggunakan uang palsu untuk membeli rokok.
Kemudian, kata kapolres, Sukarno merobek uang palsu tersebut dan dibuangnya ke selokan di depan warung, lalu menggantinya dengan uang asli. "Saat merobek-robek uang itu Sukarno mengatakan, jika tidak dirobek berbahaya. Tidak berselang lama petugas langsung mengamankan mereka," ujarnya. (Sunarwoto)
SUMBER : METROTV.COM
Tidak ada komentar: